Fiqih Zakat
- Details
- Published on Saturday, 02 April 2011 03:01
- Written by admin
- Hits: 1202
Dalam Zakat yang menjadi acuan utama adalah NISHAB karena dengan nisab inilah kita bisa memperhitungkan apakah sudah wajib zakat atau tidak. Untuk pengertiannya Nishab adalah batas minimal harta yang akan dizakati (disucikan), sedangkan untuk Nishab Zakat Fitri adalah perhitungan dari makanan pokok yang lebih dari kebutuhan keluarga untuk satu hari satu malam, hari raya dan yang dikeluarkan 2,5 kg / jiwa atau dengan uang seharga beras tersebut.
MUSTAHIK (Yang berhak menerima Zakat)
Adapun untuk para penerima Zakat (mustahik) Sebagaimana yang diterangkan dalam QS 9:60, sasaran zakat ada 8 golongan : fakir, miskin, amil zakat,golongan muallaf, memerdekakan budak belian, orang yang berutang, di jalan Allah, dan ibnu sabil.
Perlukah Zakat Profesi?
- Details
- Published on Tuesday, 29 March 2011 02:30
- Written by admin
- Hits: 507
Yusuf al-Qaradhawi menyatakan bahwa di antara hal yang sangat penting untuk mendapatkan perhatian kaum muslimin saat ini adalah penghasilan atau pendapatan yang diusahakan melalui keahliannya, baik keahlian yang dilakukannya secara sendiri, misalnya profesi dokter, arsitek, ahli hukum, pelukis, penjahit, dan lain sebagiannya. Maupun sebagai pegawai negeri atau pegawai swasta, intinya dengan menggunakan sistem gaji.
Semua penghasilan melalui kegiatan tersebut, apabila telah mencapai nisab, maka wajib dikeluarkan zakatnya. Hal ini berdasarkan nash-nash yang bersifat umum, misalnya firman Allah dalam Surah At-Taubah: 103, artinya: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka,
Zakat Saham dan Obligasi
- Details
- Published on Tuesday, 29 March 2011 02:19
- Written by admin
- Hits: 664
Yusuf al-Qaradhawi menyatakan bahwa obligasi adalah perjanjian tertulis dari bank, perusahaan, atau pemerintah kepada pemegangnya untuk melunasi sejumlah pinjaman dalam masa tertentu dengan bunga tertentu pula. Selanjutnya, Yusuf al-Qaradhawi mengemukakan perbedaan antara saham dan obligasi.
Saham merupakan bagian dari harta bank atau perusahaan, sedangkan obligasi merupakan pinjaman kepada perusahaan, bank ataupun pemerintah. Saham memberikan keuntungan sesuai dengan keuntungan perusahaan atau bank, yang dasarnya bergantung pada keberhasilan perusahaan atau bank itu, tetapi juga menanggung kerugiannya. Sedangkan obligasi memberikan keuntungan tertentu (bunga) atas pinjaman tanpa bertambah atau berkurang.
Keutamaan Sedekah
- Details
- Published on Tuesday, 29 March 2011 02:24
- Written by admin
- Hits: 1284
Siapa yang lebih bahagia, pemberi sedekah atau penerima sedekah? Sekilas, nampak kebahagiaan hanya terpancar dari raut wajah penerima. Ia terlihat sumringah saat menggenggam uang sedekah dari yang memberi. Tak lupa, sekelumit doa dan rasa syukur dihaturkan untuk orang yang memberinya sedekah sebagai ungkapan terima kasih. Beberapa penerima, bahkan tak sungkan mencium punggung tangan orang yang telah menyisihkan hartanya untuk mereka. Beginilah pemandangan yang senantiasa tampak dalam setiap episode sedekah berlangsung.
Demikiankah sesungguhnya? Benarkah penerima sedekah jauh lebih berbahagia ketimbang yang bersedekah? bukankah justru seharusnya penyedekah itu yang berbahagia? Setidaknya ada dua tingkatan tujuan sedekah bagi para penerimanya.
Makna Sedekah
- Details
- Published on Tuesday, 29 March 2011 02:11
- Written by admin
- Hits: 675
Kata sedekah (Shadaqah) yang makna asalnya adalah tahqiqu syai`in bisyai`i, atau menetapkan atau menerapkan sesuatu pada sesuatu. Dan juga berasal dari makna membenarkan sesuatu. Meski lafaznya berbeda, namun dari segi makna syar`i hampir-hampir tidak ada perbedaan makna shadaqah dengan zakat. Bahkan Al-quran sering menggunakan kata sedekah (shadaqah) dalam pengertian zakat.Allah SWT berfirman : “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah :103).




















Artikel 








