Online
Panduan Berdonasi
Rekening Zakat
Panduan Zakat
Konsultasi Zakat
Kalkukaltor Zakat
Konfirmasi Zakat
Registrasi Zakat
Login Zakat
Jemput Zakat

Rekening Donasi

A.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika - DD Jogja

 

Rekening ZIS
Zakat Infaq Cicilan Qurban
Bank BCA Bank Mandiri Bank BNI Syariah
802.00.999.42 137.000.789.0078 0141.8281.59
Bank BNI Syariah Bank BNI Syariah

1-5555-6666-8

1-8888-9999-5

Donatur Care
Sari Triastuti

Consultation
Ajeng R Idraswari

Penyebab Terbanyak Batal Puasa

User Rating:  / 0

Penyebab seseorang membatalkan puasanya bisa bermacam-macam. Salah satu penyebab utama orang batal puasa pada pekan pertama Ramadan 1432 Hijriah adalah sakit perut.

Demikian disampaikan Ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Dr dr H Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH MMB, di Jakarta belum lama ini.

"Berdasarkan survei di RSCM dan beberapa rumah sakit swasta, hampir 70 persen kasus orang batal puasa pada minggu pertama Ramadan karena sakit perut yang disertai diare. Penyebabnya karena faktor makanan dan lingkungan, faktor kebersihan tangan baik orang yang mengkonsumsi dan orang yang menyiapkan makanan," ujar Ari Fahrial Syam, yang merupakan Spesialis Penyakit Dalam dan Gastroenterologist.

Menurut dia berpindahnya satu bakteri dari satu tempat ke tempat lain dipengaruhi oleh kebersihan tangan kita. Karena itu sangat penting untuk memiliki kebiasaan sehat berupa cuci tangan pakai sabun terutama saat ingin mengonsumsi makanan.

"Mencuci tangan pakai sabun merupakan salah satu cara yang efektif untuk memutus rantai penyebaran penyakit yang disebabkan oleh kuman," lanjut Ari yang juga merupakan Ketua Bidang Advokasi Pengurus Besar Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia (PB PAPDI).

Penelitian telah membuktikan bahwa cuci tangan dengan menggunakan sabun akan menurunkan angka kejadian diare yang cukup signifikan, seperti hasil studi penelitian oleh Curtis V. Cairncross, yang menunjukkan cuci tangan pakai sabun dapat menurunkan risiko diare hingga 47 persen.

Ia menganjurkan umat Islam yang sedang berpuasa supaya menjaga kebersihan tangan bebas dari kuman agar tetap sehat. "Mereka tahu bahwa cuci tangan pakai sabun sebelum buka puasa dan sahur itu penting, tetapi tanpa disadari ketika waktu sahur dan berbuka tiba mereka terburu-buru mengambil makanan dan lupa cuci tangan. Padahal tangan kotor dan akhirnya terinfeksi penyakit dan tidak bisa beribadah dengan baik," jelasnya.

Sumber : Liputan6.com

Bank ASI Boleh dalam Islam

User Rating:  / 0


CIPUTAT - Membuat Bank Air Susu Ibu (ASI) dan Donor ASI tidak ada larangan dalam Islam, selagi pencatatannya yang memberi dan menerima jelas.

Selain itu secara medis ibu pendonor harus sehat, seiman dan dari ibu yang memiliki jenis kelamin anak yang sama  serta yang paling penting suami dan isteri ikhlas menyumbangkan ASI untuk anak orang lain.

Begitulah kesimpulan yang dapat dikutip dari  Seminar ASI dan Zakat untuk Berantas Tuntas Gizi Buruk, “Perspektif Medis dan Syariah Islam tentang ASI, Ibu persusuan, Bank ASI”, yang diadakan Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa (LKC-DD) berkerjasama dengan Pos Sehat Masjid Raya Pondok Indah, Kamis (2/6/2011).

Mengenai manfaat  ASI disampaikan oleh dr. Ahmad Mediana, SpOG. Ia menjelaskan bahwa ASI mempunyai banyak keajaiban yang sudah Allah SWt persiapkan untuk kebutuhan bayi sampai dengan umur 2 tahun. ASI juga memberikan manfaat bagi ibu, sangat ekonomis sehingga tidak memerlukan biaya yang menyulitkan keluarga.

Sementara dr Widarni, membahas tentang bahaya susu formula bagi bayi, ibu dan keluarga. Di antaranya dapat menimbulkan alergi, jika dalam pemberianya kurang atau tidak tepat takaran maka bayi akan menjadi kurang gizi dan dalam waktu yang terus menerus dapat mengakibatkan gizi buruk. Risiko lain pemberianya tidak higienis yang dapat menimbulkan infeksi pada bayi.

"Dan masih banyak  lagi bahaya susu formula bagi bayi dan Ibu atau keluarga," tutur dr. Widarni.

Selain dari praktisi medis ikut menyampaikan makalah LSM Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), yang disampaikan oleh Puti, dimana ibu puti menjelaskan tentang latar belakang AIMI, misi dan visi, kegiatan-kegiatan AIMI.  Tujuan AIMI mensosialisasikan  tentang ASI dan berbagai permasalahan dalam proses laktasi.

dr Asti Praborini, SpA, IBCLC, membahas Perspektif Medis tentang ASI, Ibu persusuan, Bank ASI pada Sesi II seminar tersebut. Menurut dr. Rini,  bayi yang tidak diberi ASI akan mudah sakit, meninggal, mudah infeksi, tidak mandiri, tidak mudah mengambil keputusan.

Jika bayi tidak mendapatkan ASI dari ibu kandung, lanjut dr. Rini, ASI dapat diperoleh melalui ASI Donor dan Bank ASI. Di dunia  ada beberapa Bank ASI Amerika Selatan 154 buah, Prancis 19 buah, Italia 18 buah, India dan Cina di banyak rumah sakit dan Kuwait 1 buah

"Sementara ASI donor digunakan untuk : bayi prematur, bayi dan anak sakit (gagal ginjal kronik, penyakit metabolik, defisiensi IgA, alergi), orang dewasa sakit (konjungtivitis hemoragik, defisiensi IgA pada resipien transplantasi hati, problem saluran cerna, keganasan)," jelas dr. Rini. 

Dilanjutkan dr. Rini, di Belanda Bank ASI dilakukan dengan cara mengumpulkan ASI ibu pedonor yang telah diseleksi. Ibu donor memerah ASI dan menyimpannya dalam freezer di rumah. Setiap 2 minggu petugas bank ASI mengambil ke rumah ibu dengan mobil berpendingin. Listrik tak boleh padam. Perlakuan di dalam bank ASI steril (cuci tangan, baju/topi khusus), Susu dipasteurisasi sebelum diberikan ke penerima

Sedangkan dari Perspektif  Syariah tentang ASI, Ibu persusuan dan Bank ASI, guru besar PTIQ yang juga salah satu Ketua MUI Pusat Prof . DR. Ali Mustafa Ya’qub, MA.,  menjelaskan tidak ada salahnya mendirikan Bank ASI dan Donor ASI sepanjang itu dibutuhkan untuk kelangsungan hidup anak manusia.

"Hanya saja Islam mengatur jika si ibu bayi tidak mengeluarkan air susu atau dalam situasi lain ibu si bayi meninggal maka sibayi harus dicarikan ibu susu. Tidak ada aturan main dalam Islam dalam situasi tersebut mencarikan susu sapi sebagai pengganti, kendatipun zaman nabi memang tidak ada susu formula tapi susu kambing dan sapi sudah ada," jelas Prof. Ali.

Dengan arti kata mendirikan Bank ASI dan donor ASI boleh-boleh saja karena memang Islam tidak mentoleransi susu yang lain selain susu Ibu sebagai susu pengganti dari susu ibu kandungnya. 

"Hanya saja pencatatannya harus benar dan kedua keluarga harus dipertemukan serta diberikan sertifikat. Karena 5 kali meminum susu dari ibu menyebabkan menjadi mahramnya si anak dengan keluarga si ibu susu. Artinya anak mereka tidak boleh menikah," tutur Prof. Ali.

Menurut Prof. Ali, masalah menyusu langsung dan tidak langsung, itu hanya masalah teknik mengeluarkan susu saja, hukumnya sama. "Jika sudah 5 kali meminum susu maka jatuh hukum mahram kepada keduanya," terangnya lagi.

Seminar yang berlangsung dari pukul 09.15 WIB dan selesai pukul 14.40 WIB ini dibuka oleh Presiden Dompet Dhuafa Ismail. A. Said. - LKC/ Maifil

Peduli perempuan cegah kanker serviks sejak dini

User Rating:  / 0
Dengan semakin maraknya gaya jidup modern yang dianut oleh sebagian besar masyarakat metropolitan, khususnya kaum wanita dapat mengakibatkan terjangkitnya kanker reproduksi wanita, hal ini akibat dari pola perilaku seks yang tidak sehat dengan cara berganti-ganti pasangan dalam melakukan hubungan seksual, di samping itu pula akibat seringnya mengabaikan pola makan yang sehat.
Cara terbaik untuk mencegah berkembangnya penyakit kanker adalah dengan memberikan indormasi sebanyak-banyaknya pada masyarakat tentang pola hidup yang sehat serta pentingnya proteksi dini, karena timbulnya penyakit kanker berkaitan erat dengan kebiasaan hidup yang salah dan lingkungan yang tercemar.
kanker serviks (mulut rahim) merupakan kanker yang paling sering ditemukan di antara kanker ginekologik dan merupakan penyebab kematian utama wanita penderita kanker di nega berkembang termasuk Indonesia. Di negara maju kanker serviks menempati urutan ke-3 setelah kanker payudara dan endometrium (selaput lendir rahim). Walaupun merupakan penyebab kematian utama di antara kanker wanita, namun kanker serviks dapat dideteksi dalam keadaan dini dan jika ditemukan dalam keadaan dini maka dipastikan kesembuhannya mencapai 100%.

Read more:

Leptospirosis

User Rating:  / 0

1. Leptospirosis itu apa?

Leptospirosis adalah penyakit manusia dan hewan dari kuman dan disebabkan kuman Leptospira yang ditemukan dalam air seni dan sel-sel hewan yang terkena.

2. Gejalanya apa saja?

Gejala dini Leptospirosis umumnya adalah demam, sakit kepala parah, nyeri otot, gerah, muntah dan mata merah. Aneka gejala ini bisa meniru gejala penyakit lain seperti selesma, jadi menyulitkan diagnosa. Malah ada penderita yang tidak mendapat semua gejala itu. Ada penderita Leptospirosis yang lebih lanjut mendapat penyakit parah, termasuk penyakit Weil yakni kegagalan ginjal,

Read more:

Home Artikel Kesehatan

Daftar Pengunjung

019955
Hari iniHari ini75
KemarinKemarin77
Minggu iniMinggu ini575
Bulan iniBulan ini1630
KeseluruhanKeseluruhan19955
IP Address : 38.107.179.218
US
Dompet Dhuafa Jogja
Jl. Kyai Mojo No. 97, Yogyakarta

Phone: (0274) 7478605 Fax: (0274) 622914
Website http://ddjogja.org
email layandonatur@ddjogja.org

Dompet Dhuafa Kantor Layanan Purwokerto
Griya Peduli Ridwan Syah Family
Jl. Yayasan No. 1 Berkoh Telp. 0281-632 543
Purwokerto Selatan

Rekening Donasi : 1.2020.3030.3 BNI Syariah Cab. Purwokerto
Website http:/ /kaspwtddjogja.wordpress.com