Online
Panduan Berdonasi
Rekening Zakat
Panduan Zakat
Konsultasi Zakat
Kalkukaltor Zakat
Konfirmasi Zakat
Registrasi Zakat
Login Zakat
Jemput Zakat

Rekening Donasi

A.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika - DD Jogja

 

Rekening ZIS
Zakat Infaq Cicilan Qurban
Bank BCA Bank Mandiri Bank BNI Syariah
802.00.999.42 137.000.789.0078 0141.8281.59
Bank BNI Syariah Bank BNI Syariah

1-5555-6666-8

1-8888-9999-5

Donatur Care
Sari Triastuti

Consultation
Ajeng R Idraswari

Leptospirosis

User Rating:  / 0
PoorBest 

1. Leptospirosis itu apa?

Leptospirosis adalah penyakit manusia dan hewan dari kuman dan disebabkan kuman Leptospira yang ditemukan dalam air seni dan sel-sel hewan yang terkena.

2. Gejalanya apa saja?

Gejala dini Leptospirosis umumnya adalah demam, sakit kepala parah, nyeri otot, gerah, muntah dan mata merah. Aneka gejala ini bisa meniru gejala penyakit lain seperti selesma, jadi menyulitkan diagnosa. Malah ada penderita yang tidak mendapat semua gejala itu. Ada penderita Leptospirosis yang lebih lanjut mendapat penyakit parah, termasuk penyakit Weil yakni kegagalan ginjal, sakit kuning (menguningnya kulit yang menandakan penyakit hati) dan perdarahan masuk ke kulit dan selaput lendir.

Pembengkakan selaput otak atau Meningitis dan perdarahan di paru-paru pun dapat terjadi. Kebanyakan penderita yang sakit parah memerlukan rawat inap dan Leptospirosis yang parah malah ada kalanya merenggut nyawa.

3. Dampak jangka panjangnya apa?

Penyembuhan penyakit Leptospirosis ini bisa lambat. Ada yang mendapat sakit mirip kelelahan menahun selama berbulan-bulan. Ada pula yang lagi-lagi sakit kepala atau tertekan. Ada kalanya kuman ini bisa terus berada di dalam mata dan menyebabkan bengkak mata menahun.

4. Cara tersebarnya?

Kuman Leptospira biasanya memasuki tubuh lewat luka atau lecet kulit, dan kadang-kadang lewat selaput di dalam mulut, hidung dan mata. Berbagai jenis binatang bisa mengidap kuman Leptospira di dalam ginjalnya. Penyampaiannya bisa terjadi setelah tersentuh air kencing hewan itu atau tubuhnya. Tanah, lumpur atau air yang dicemari air kencing hewan pun dapat menjadi sumber infeksi. Makan makanan atau minum air yang tercemar juga kadang-kadang menjadi penyebab penyampaiannya.

5. Vaksinnya ada?

Bagi manusia tidak ada vaksin melawan Leptospirosis yang diizinkan di Australia. Ada vaksin guna mencegah Leptospirosis pada binatang (hewan, babi dan anjing) tetapi binatang yang sudah diberi vaksin pun masih rentan terhadap jenis lainnya yang tidak tercakup oleh vaksin ini.

6. Apa orang bisa ketularan lebih dari sekali?

Karena terdapat banyak jenis kuman Leptospira yang berlainan, mungkin saja seorang terkena jenis yang lain dan mendapat Leptospirosis lagi.

7. Apa pengidap Leptospirosis bisa menulari orang lain?

Leptospirosis dapat ditularkan kepada orang lain misalnya penularan lewat kelamin atau air susu ibu, meskipun jarang. Kuman Leptospira dapat ditularkan lewat air seni selama berbulan-bulan setelah terkena.

powered by Icomments
'
Home Artikel Kesehatan Leptospirosis

Daftar Pengunjung

019955
Hari iniHari ini75
KemarinKemarin77
Minggu iniMinggu ini575
Bulan iniBulan ini1630
KeseluruhanKeseluruhan19955
IP Address : 38.107.179.218
US
Dompet Dhuafa Jogja
Jl. Kyai Mojo No. 97, Yogyakarta

Phone: (0274) 7478605 Fax: (0274) 622914
Website http://ddjogja.org
email layandonatur@ddjogja.org

Dompet Dhuafa Kantor Layanan Purwokerto
Griya Peduli Ridwan Syah Family
Jl. Yayasan No. 1 Berkoh Telp. 0281-632 543
Purwokerto Selatan

Rekening Donasi : 1.2020.3030.3 BNI Syariah Cab. Purwokerto
Website http:/ /kaspwtddjogja.wordpress.com