Rumah Tumbuh
- Details
- Published on Tuesday, 21 June 2011 02:19
- Written by Ismail A. Said
- Hits: 413

Ismail A. Said
Proses recovery untuk korban erupsi Merapi terus berlangsung. Walaupun bencana tersebut sudah berlalu 8 bulan lalu, namun semangat untuk mengembalikan kondisi korban erupsi terus dilakukan. Salah satu usaha perbaikan tersebut adalah dengan membangun Rumah Tumbuh (Rutum) untuk keluarga korban.
Rumah Tumbuh adalah konsep rumah semi permanen yang dibangun dengan menggunakan bahan yang mudah, murah, namun tetap memerhatikan kualitas. Standar ukurannya adalah 18 meter persegi (6 x 3 meter), dengan 2 (dua) buah kamar dan 1 (satu) buah ruang tamu multifungsi yang dapat dipakai untuk ruang makan atau ruang keluarga sekaligus. Dengan membangun Rumah Tumbuh, diharapkan suatu saat nanti bila keluarga pemilik hendak memperlebar ruangan atau menambah bangunan, mereka tinggal menambahkan bangunan yang mereka inginkan. Rumah Tumbuh berbeda dengan Hunian Sementara (Huntara). Hunian Sementara, ketika akan dikembangkan, harus membongkar semua bangunan.
Dompet Dhuafa bersama dengan Universitas Janabadra, Yogyakarta dengan dukungan masyarakat Indonesia dan sejumlah perusahaan, telah membangun 100 unit Rumah Tumbuh yang berlokasi masing-masing di kawasan Kepuharjo (50 unit) dan Pangukrejo (50 unit), Cangkringan, Sleman, Yogyakarta. Acara peresmian 100 Rumah Tumbuh di adakan di daerah Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Kamis, 16 Juni 2011 lalu.
Rumah Tumbuh ini dibangun di atas tanah milik para kerabat keluarga korban yang masih memungkinkan dapat digunakan. Sebab, bagi warga yang tinggal sangat dekat dengan puncak Merapi, sudah tidak dapat lagi kembali ke tempat semula. Dompet Dhuafa melakukan pendekatan kepada masyarakat agar para kerabat keluarga korban dapat membantu menyediakan sebidang tanah untuk kemudian akan dibangunkan Rumah Tumbuh untuk saudara mereka yang sudah kehilangan tempat tinggal.
Nilai sebuah Rumah Tumbuh berkisar antara Rp 12,9 juta hingga Rp 14 juta. Dengan banyaknya permintaan bahan bangunan, kenaikan harga material menjadi tidak terhindarkan. Ketika pembangunan, para penerima manfaat membangun sendiri rumah yang akan mereka tempati. Dompet Dhuafa hanya membantu menyediakan bahan bangunan dan sejumlah tenaga ahli pengawas bangunan. Dompet Dhuafa berharap keterlibatkan masyarakat penerima manfaat dalam membangun sendiri rumahnya menumbuhkan perasaan memiliki yang tinggi terhadap bangunan yang nanti akan mereka tempati.()




















Artikel 








